Menurut Kasir Iskandar, risiko bisa didefinisikan sebagai keadaan yang tidak pasti. Tidak ada yang dapat menebak kapan dan di mana risiko tersebut akan menjadi kenyataan. Oleh sebab itu, Anda patut melindungi diri untuk meminimalkan dampak dari risiko tersebut. Salah satunya dengan cara memiliki jenis asuransi, seperti asuransi jiwa, sebagai bentuk perlindungan bagi kondisi finansial keluarga Anda
Alasan Mengapa Setiap Orang Harus Memiliki Asuransi Jiwa
Proteksi dari asuransi jiwa dapat menjaga kualitas hidup anggota keluarga, jika karena hal tak terduga, ditinggal pergi selamanya oleh pemegang polis sebagai pencari nafkah utama.
Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa Anda perlu mempertimbangkan memiliki asuransi jiwa:
1. Sedia Payung Sebelum Hujan
Hidup memang selalu punya rahasianya sendiri. Sama Seperti musibah atau kecelakaan, kita tidak pernah tahu kapan dan di mana terjadi. Jika hal tersebut terjadi, akan ada biaya-biaya yang kita keluarkan untuk pengobatan di luar anggaran yang kita buat. Di saat seperti itulah peran asuransi jiwa dibutuhkan, untuk mengkover segala biaya-biaya pengobatan yang harus dikeluarkan ketika hal itu terjadi. Bahkan ketika pemilik asuransi yang juga berperan sebagai pencari nafkah mendapatkan penyakit berat yang menyebabkan dirinya tidak mampu lagi bekerja menghidupi keluarga. Asuransi akan membantu Anda mengatasi keuangan Anda yang berubah secara drastis ketika hal-hal tersebut terjadi.
2. Biaya Pemakaman dan Kematian Merupakan Hal Yang Pasti
Satu hal yang pasti didunia ini adalah kematian. Namun seperti bertolak belakang dengan kalimat tersebut adalah satu hal yang tidak pasti adalah waktu kematian itu sendiri. Pernahkah Anda membayangkan jika sewaktu-waktu Anda sebagai pemberi nafkah keluarga meninggal dunia secara tiba-tiba, siapakah yang akan membiayai dan melindungi keluarga dari masalah keuangan setelah Anda pergi? Untuk Anda yang memiliki asuransi jiwa mungkin hal ini tidak akan terlalu mengkhawatirkan, karena pada dasarnya Asuransi jiwalah yang akan mengatasinya masalah ini. Asuransi jiwa memungkinkan keluarga membayar berbagai biaya serta hutang yang mungkin masih tersisa.
Biaya pemakaman bisa sangat membebani anggota keluarga yang masih hidup.
Pengeluaran untuk pemakaman, termasuk upacara dan selamatan di beberapa adat dan kepercayaan, bisa cukup mahal. Bayangkan saat anggota keluarga yang ditinggal harus membayar semua pengeluaran ini tanpa perlindungan dari asuransi jiwa.
3. Biaya Hidup Sehari-hari
Tuntutan biaya hidup harian untuk berbagai kebutuhan mungkin tidak begitu merepotkan ketika penanggung nafkah utama masih hidup.
Setelah pencari nafkah utama meninggal, pemasukan mungkin tidak lagi sebesar dan selancar dulu, padahal berbagai tagihan masih perlu dibayar.
Belum lagi, anggota keluarga yang ditinggalkan masih harus berpikir tentang kebutuhan masa depan yang harus dipenuhi, seperti biaya pendidikan anak yang besarnya selalu meningkat tiap tahunnya.
4. Memberikan Jaminan Keberlangsungan Hidup bagi Keluarga
Asuransi jiwa akan memberikan Uang Pertanggungan (UP) kepada penerima asuransi bila pihak tertanggung meninggal dunia.[1] Hal tersebut berarti Anda sudah memberikan perlindungan terhadap kondisi finansial keluarga Anda. Risiko kematian yang dialami oleh pencari nafkah utama di keluarga bisa membuat kestabilan hidup keluarga jadi terganggu setelah kepergiannya. Sehingga, Anda patut memiliki produk asuransi jiwa dengan nilai UP yang memadai.
Metode yang disebut live value method dari Perencana Keuangan, Prita Ghozie, dapat membantu Anda untuk melakukan perhitungan UP yang dibutuhkan keluarga Anda.[2] Melalui live value method, nilai kebutuhan keluarga setiap bulan akan dikalikan dengan 12 bulan dan dikalikan kembali dengan lamanya waktu yang dibutuhkan ahli waris untuk mencapai usia mandiri (bila ahli waris yang ditunjuk adalah anak di bawah umur). Bila metode perhitungan tersebut bisa Anda lakukan dengan cermat, niscaya manfaat asuransi jiwa bagi keluarga Anda akan semakin maksimal.
5. Membantu Dana Pensiun
Oleh karena pembayaran premi bersifat wajib, teratur, dan tidak mudah diambil sewaktu-waktu, menjadikan asuransi jiwa sebagai salah satu alternatif kita bisa menabung untuk kebutuhan jangka panjang terutama dalam mempersiapkan dana pensiun.
Seorang pensiunan mungkin cukup beruntung menerima tunjangan bulanan bagi dirinya dan keluarganya. Hanya saja perlu diingat, besar uang pensiun akan berubah saat salah satu pasangan, terutama yang dulunya berperan sebagai pencari nafkah, meninggal dunia.
Jumlah uang pensiun yang diterima mungkin tidak akan sebesar dulu lagi. Akibatnya, anggota keluarga yang ditinggalkan akan mengalami penurunan standar hidup, bahkan tidak mungkin harus berhadapan dengan berbagai masalah finansial. Itu sebab, orang yang dulunya bekerja dan akan mendapatkan uang pensiun setelah berhenti bekerja juga perlu mempertimbangkan untuk memiliki asuransi jiwa.
6.Sebagai Perlindungan Terhadap Risiko Penyakit-penyakit Penyebab Kematian
Menurut survei World Health Organization (WHO), penyakit-penyakit penyebab utama kematian di Indonesia antara lain jantung koroner, TBC, kelainan pembuluh darah, penyakit pernapasan, penyakit bayi baru lahir, penyakit paru-paru, diabetes, darah tinggi, dan diare.
Dengan mengikuti asuransi jiwa, Anda akan mendapatkan perlindungan secara finansial atas risiko terkena penyakit-penyakit tersebut yang dapat menjadi penyebab kematian.
7. Mengurangi Beban
Untuk seluruh anggota keluarga, memiliki polis asuransi jiwa tidak diragukan lagi mampu menurunkan beban keuangan.
Dengan besar manfaat (uang pertanggungan) yang memadai, Anda dapat memastikan rumah, mobil, kartu kredit dan semua tagihan lainnya bisa dilunasi tanpa kendala berarti.
Bayangkan saat pasangan Anda tidak harus khawatir bagaimana cara membayar hutang mobil, rumah dan biaya lainnya. Betapa menenangkan bukan?[]
8. Menghindarkan Keluarga dari Beban Utang
Kondisi finansial keluarga Anda juga tidak akan terbebani bila seluruh utang Anda dapat dilunasi dengan baik. Melalui UP dari produk asuransi jiwa yang Anda miliki, maka keluarga tak akan merasa kesulitan saat harus melunasi utang-utang Anda.[3] Itulah sebabnya mengapa proses kredit rumah atau kendaraan biasanya juga disertai dengan produk asuransi jiwa sebagai fitur tambahan. Jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan pada diri Anda, perusahaan asuransi akan melunasi angsuran kredit Anda sesuai dengan kesepakatan asuransi yang tertera pada polis.
9. Mendapatkan Manfaat Finansial Lainnya
Ada produk-produk asuransi jiwa yang dilengkapi dengan fitur tabungan. Jadi, bila tertanggung masih berada dalam kondisi hidup pada akhir masa kontrak, maka tertanggung berhak mendapatkan sejumlah uang dari fitur tabungan tersebut.[4] Dana dari produk asuransi jiwa tersebut bisa Anda manfaatkan untuk menambah tabungan pensiun atau kebutuhan lainnya. Selain itu, sangat penting bagi Anda untuk memahami ketentuan dari fitur tabungan ini, dan bandingkan antara biaya yang perlu Anda keluarkan saat ini dengan potensi imbal hasil di masa depan.
10.Memberi Ketenangan Batin
Menyambung dari pernyataan sebelumnya. Hal ini tentu saja tidak bisa dipungkiri. Asuransi jiwa saat ini memberi seseorang sesuatu yang berharga yaitu ketenangan pikiran karena mengetahui keluarganya tidak akan terlantar saat sesuatu yang tidak terduga terjadi seperti kematian.



0 Comment for "Alasan Mengapa Kita Harus Memiliki Asuransi Jiwa"